Cara Cek Masa Kadaluwarsa APAR: Tips Perawatan Rutin agar Alat Selalu Siap Pakai

Memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bukan sekadar formalitas untuk memenuhi regulasi keselamatan, melainkan sebuah investasi nyawa dan aset. Banyak pemilik properti lupa bahwa alat ini memiliki usia pakai yang terbatas. Kadaluwarsa pada tabung pemadam bukanlah mitos, melainkan realitas teknis yang sangat krusial. Jika Anda mengabaikan masa pakai ini, alat tersebut kemungkinan besar akan gagal berfungsi saat situasi darurat yang sebenarnya terjadi. Oleh karena itu, memahami cara mengecek kondisi alat secara rutin adalah langkah preventif yang tidak boleh dilewatkan oleh siapa pun.

Langkah pertama dalam melakukan pemeriksaan adalah melihat label inspeksi yang tertera pada badan tabung. Biasanya, produsen atau perusahaan penyedia layanan pemeliharaan akan mencantumkan tanggal pengisian terakhir serta jadwal servis berikutnya. Jangan pernah berasumsi bahwa alat yang belum pernah digunakan berarti masih dalam kondisi prima. Media pemadam di dalam tabung, seperti serbuk kimia kering, dapat mengalami penggumpalan atau penurunan kualitas tekanan seiring berjalannya waktu, terutama jika disimpan di lingkungan dengan kelembapan tinggi atau suhu ekstrem.

Selanjutnya, perhatikan indikator tekanan atau pressure gauge yang biasanya terletak pada bagian atas katup. Jarum pada indikator ini harus selalu berada pada zona hijau. Jika jarum mengarah ke zona merah di sisi kiri, itu tandanya tekanan di dalam tabung sudah berkurang, sehingga alat tidak akan mampu menyemprotkan media dengan kekuatan maksimal. Sebaliknya, jika jarum berada di zona merah sisi kanan, berarti terjadi overpressure yang juga berbahaya karena risiko kebocoran atau kerusakan tabung. Pemeriksaan tekanan ini harus dilakukan secara konsisten minimal sebulan sekali.

Selain Kadaluwarsa, pastikan untuk memeriksa fisik tabung secara menyeluruh. Perhatikan apakah terdapat tanda-tanda korosi, karat, atau penyok pada badan tabung. Korosi adalah musuh utama yang bisa menyebabkan struktur tabung melemah, sehingga berpotensi meledak saat digunakan. Jika tabung ditemukan sudah berkarat, sangat disarankan untuk segera menghubungi teknisi profesional guna melakukan uji tekan atau penggantian unit baru. Jangan mencoba memperbaiki tabung yang korosi dengan cara dicat ulang karena itu hanya menutupi masalah teknis di balik permukaan logamnya.